Kompetensi
Tidak jarang, orang menyalah
artikan kompetensi dengan Skill yang dipunyainya. Kesalah pahaman pengertian
kompetensi inilah yang menyebabkan beberapa orang merasa kecewa dengan
Perusahaan tempat mereka bekerja. Mengapa demikian ? Beberapa orang kecewa
karena merasa bahwa mereka memiliki kompetensi yang sangat bagus dengan
Pendidikan yang tinggi, namun tidak mendapatkan salary sesuai dengan kompetensi
mereka, atau beberapa lagi kecewa karena pada saat ada jabatan yang kosong,
teman yang dianggap memiliki kompetensi lebih rendah dari mereka-lah yang
justru dipromosikan ke jabatan tersebut.
“Cape deh”...mereka bergumam
dengan yang mereka hadapi tersebut.
Sobat juara, jika mereka
terus dengan pengertian mereka bahwa kompetensi sama dengan skill, maka mereka
akan terus menerus pula kecewa. Akibatnya, motivasi dan kinerja
menurun....mereka tidak akan pernah mendapatkan apa- apa di dalam karier
mereka....salah- salah, karier mereka bisa “raib”
Sebelum terlambat, ada
baiknya para sobat juara memahami bahwa kompetensi tidak sama dengan skill.
Apakah kompetensi itu ? Kompetensi
merupakan perpaduan dari skill, attitude, dan pengalaman. Jadi skill
merupakan salah satu bagian yang membentuk kompetensi kita.
Competency = Skill x Attitude x experience
So, if you want to get your better carrier, self development, and
better life, you have to be focus on your skill and attitude development, and
learn for your experience.
Salam juara,
Herry Santoso
Tidak ada komentar:
Posting Komentar